Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Dalam melakukan penginderaan Jauh dalam geografi, pastinya dibutuhkan beberapa komponen agar penginderaan jauh dapat dilaksanakan. Komponen-komponen yang diperlukan dalam indera jauh mempunyai fungsi masing-masing yang pastinya akan saling menopang satu-sama lain untuk mencapai tujuan dilakukanya penginderaaj jauh. Untuk lebih jelasnya tentang Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) akan dijelaskan satu persatu dalam artikel ini.
![]() |
| Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) |
Mencari Materi yang lain ? Buka saja Kategori Materi !
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Komponen yang diperlukan
Ketika pelaksanaanya, penginderaan Jauh atau INDERAJA memerlukan beberapa komponen berikut diantaranya adalah :
1. Sumber Tenaga
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Matahari, bulan ataupun cahaya buatan biasanya digunakan sebagai sumber tenaga ketika melaksanakan penginderaan jauh. Jika melakukan penginderaan Jauh pada siang hari, sumber tenaga yang digunakan adalah tenaga radiasi matahari yang disebut sistem pasif. Sedangkan apabila dilakukan pada malam hari maka yang digunakan adalah tenaga buatan sehingga disebut sistem aktif. Mengapa ? karena pada malam hari diperlukan cahaya buatan yang diaktifkan manusia. Perekaman objek lewat pancaran tenaga buatan disebut tenaga pulsar harus berkecepatan tinggi. Ketika pesawat bergerak tenaga pulsar dipantulkan oleh objek yang pada akhirnya akan direkam alat sensor. Pantulan yang berasal dari pulsar yang berbentuk tegak lurus menghasilkan tenaga besar dan rona yang mempunyai bentuk gelap. Apabila tenaga pantulan pulsar kecil, maka akan berakibat pada rona yang terbentuk mempunyai warna yang cerah.
2. Atmosfer
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Atmosfer sangat selektif terhadap panjang gelombang, sehingga hanya sebagian keil tenaga elektromagnetik dari radiasi sinar matahari yang dapat mencapai permukaan bumi dan bisa dimanfaatkan untuk melakukan penginderaan.
3. Interaksi Antara Objek dan Tenaga
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Ketika terjadi aktivitas perekaman objek maka perlu adanya wadah atau sarana, tenaga alami ataupun buatan, alat sensor, deteksi, dan objek. Pancaran yang menuju permukaan bumi kemudian akan memantul dan direkam oleh alat sensor. Wahana yang dimaksud biasanya berbentuk balon udara, pesawat, dan satelit yang telah terpasang detector yang didalamnya terdapat sebuah alat sensor.
4. Wahana dan Sensor
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Sebuah alat yang biasanya berupa kendaraan dan mempunyai fungsi untuk alat penyimpanan perekamdisebut sebagai wahana. Perekam yang dimaksud mempunyai fungsi untuk merekamobjek yang ada dipermukaan bumi, bisa dilakukan ketika di angkasa maupun luar angkasa. Pada umumnya, wahana yang sering digunakan untuk penginderaan jarak jauh adalah pesawat terbang, satelit, dan balon udara. Masing-masing wahana yang digunakan mempunyai detail objek yang berbeda. Salah satu contohnya apabila menggunakan wahana pesawat maka detail objek akan bisa terus ditingkatkan, namun berbeda ketika menggunakan wahana lain. hal tersebut karena pesawat mempunyai kapasitas menjangkau ketinggian yang berbeda di tiap jenisnya.
5. Perolehan Data
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Pada kasus penginderaan jauh, data dapat diperoleh melalui dua cara seperti cara digital dan cara manual. Pada umumnya cara digital dilakukan dengan bantuan perangkat komputer, sedangkan cara manual dengan cara menginterpretasi data secara visual.
6. Pengguna Data
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Data pengidneraan jauh dapat dimanfaatkan di berbagai bidang ilmu. Semakin rinci sebuah data penginderaan maka semakin dibutuhkan oleh pengguna data. Saat ini, penginderaan jauh dengan satelit menggunakan berbagai proses diantaranya spektrum elektronik, penyinaran, pemantulan, penangkapan, dan perekaman.
Baca Juga : Materi Penginderaan Jauh (INDERAJA)
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Sensor Pada Penginderaan Jauh
Pada Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA), sebenarnya sensor menjadi satu bagian dengan wahana, akan tetapi untuk lebih jelasnya akan dijelaskan sendiri pada bagian ini. Sensor adalah alat yang mempunyai fungsi untuk menerima tenaga pancaran dan pantulan yang sudah direkam oleh alat detector. menurut fungsinya tadi, sensor juga bisa disebut sebagai alat perekam. Sensor, menurut jenis proses perekamanya dibagi menjadi dua jenis sensor yaitu :
- Sensor Elektronik : Sensor yang berfungsi untuk sistem penginderaan jauh non-fotografik
- Sensor Fotografik : Sensor yang menggunakan kamera.
Tertarik dengan Akuntansi ? Baca Saja Materi Akuntansi Tingkat Perkuliahan Hanya di : catatanilmupenaku.blogspot.com
Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA) - Nah, mungkin sekian dulu dari kami dan selamat belajar tentang Komponen Penginderaan Jauh (INDERAJA).

EmoticonEmoticon